Thursday, December 11, 2008

PENGUKURAN

<
Pengukuran di dalam fisika adalah membandingkan suatu besaran dengan suatu satuan. Dengan pengukuran seorang ahli fisika ingin membuktikan suatu teori, atau hipotesa-hipotesa baru dengan cara menguji secara ekperimen.



Kali ini akan kita pelajari cara mengunakan alat ukur: Jangka sorong, Mikrmetersekrup, Ampermeter, Voltmeter dan Osciloscop.





1. Jangka sorong


Jangka sorong adalah alat ukur panjang yang memiliki ketelitian 0,1 mm atau 0,01 cm. berbeda dengan pengaris yang hanya memiliki ketelitian 0,1 cm.

Langkah Melihat Nilai yang tertera dalam jangka sorong:
Pertama: Lihat skala utama yang ditunjukan angka 0 oleh Nonius. Misal garis 0 nonius diantara 3,4 cm dan 3,5 cm maka diambil nilai utamanya yang 3,4 cm. Jadi sekala tetapnya 3,4 cm
Kedua: Lihat skala nonius , caranya lihat garis skala nonius yang berimpit dengan garis skala utama. Misal yang berimpit adalah angka 4 maka skal nonius bernilai 4 x 0,01 cm = 0,04 cm
Ketiga: jumlahkan skala utama dan skala nonius 3,4 cm+0,04 cm = 3,44 cm
Untuk lebih jelasnya disini

2. Mikrometer Sekrup
Mikrometer skrup memiliki ketelitian sebesar 0,01 mm atau 0,001 cm. Biasanya Mikrometer skrup digunakan untuk mengukur ketebalan plat, diameter kawat.
Cara membacanya:
Pertama: Menentukan skala utama, yang terlihat di batang tetap karena berputarnya skala putar
Kedua menentukan skala putar yang terlihat lurus/berimpitgaris sumbu utama
Ketiga menjumlahkan skala utama dan skala tetap.

No comments:

Custom Search